Pertemuan Pertemuan 1

Pengenalan Version Control & Instalasi Git

Pertemuan 1 / 32
Basic Modul 1.1 60 menit
Pertemuan 01

Pengenalan Version Control & Instalasi Git

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami apa itu version control dan mengapa dibutuhkan
  • Mengenal perbedaan centralized vs distributed VCS
  • Berhasil menginstal Git di komputer
  • Melakukan konfigurasi awal Git

Agenda (60 menit)

WaktuAktivitasDurasi
00:00Pembukaan & perkenalan course5 min
00:05Materi: Apa itu Version Control?15 min
00:20Materi: Centralized vs Distributed VCS10 min
00:30Demonstrasi: Instalasi Git10 min
00:40Latihan: Install & Konfigurasi Git15 min
00:55Rangkuman & preview pertemuan 25 min

Materi Inti

A. Mengapa Version Control Dibutuhkan?

Bayangkan kamu sedang mengerjakan website bersama 3 teman. Tanpa version control:

  • Siapa yang mengubah file index.html terakhir?
  • Versi mana yang paling baru: index_final.html, index_final_v2.html, atau index_FINAL_BENAR.html?
  • Bagaimana mengembalikan kode ke versi kemarin yang masih berfungsi?
  • Bagaimana jika 2 orang mengedit file yang sama secara bersamaan?

Version control menyelesaikan semua masalah ini dengan:

  • Tracking perubahan: Setiap perubahan dicatat siapa, kapan, dan apa yang berubah
  • Rollback: Bisa kembali ke versi manapun kapan saja
  • Kolaborasi: Banyak orang bisa bekerja di file yang sama tanpa bentrok
  • Branching: Bisa mengerjakan fitur baru tanpa mengganggu kode utama

B. Centralized vs Distributed VCS

AspekCentralized (SVN)Distributed (Git)
Server1 server pusatSetiap developer punya copy lengkap
OfflineTidak bisa kerja offlineBisa commit, branch, log tanpa internet
KecepatanLambat (perlu koneksi)Sangat cepat (lokal)
Single point of failureYa (server mati = semua berhenti)Tidak (setiap copy adalah backup)
ContohSVN, CVS, PerforceGit, Mercurial

C. Mengapa Git Menjadi Standar Industri?

  • Dibuat oleh Linus Torvalds (pembuat Linux) pada tahun 2005
  • Digunakan oleh 90%+ developer di seluruh dunia
  • Gratis dan open source
  • Sangat cepat dan efisien
  • Mendukung branching dan merging yang powerful

Demonstrasi Live: Instalasi Git

Windows:

  1. Download dari https://git-scm.com/download/win
  2. Jalankan installer, pilih default settings
  3. Buka Git Bash dari Start Menu

macOS:

# Cara 1: Xcode Command Line Tools (paling mudah)
xcode-select --install

# Cara 2: Homebrew
brew install git

Linux (Ubuntu/Debian):

sudo apt update
sudo apt install git

Verifikasi instalasi:

git --version
# Output: git version 2.x.x

Konfigurasi awal (WAJIB):

# Nama kamu (akan muncul di setiap commit)
git config --global user.name "Nama Lengkap Kamu"

# Email kamu (harus sama dengan email GitHub nanti)
git config --global user.email "email@kamu.com"

# Editor default (opsional, pilih salah satu)
git config --global core.editor "code --wait"   # VS Code
git config --global core.editor "nano"           # Nano (lebih mudah)

# Cek semua konfigurasi
git config --list

Latihan Praktik (15 menit)

Latihan Terminal (Hands-on)

Langkah 1: Install Git sesuai sistem operasi kamu

Langkah 2: Buka terminal dan verifikasi

git --version

💡 Tips: Pastikan muncul nomor versi (minimal 2.x)

Langkah 3: Konfigurasi identitas

git config --global user.name "Nama Kamu"
git config --global user.email "email@kamu.com"

Langkah 4: Verifikasi konfigurasi

git config user.name
# Harus muncul: Nama Kamu

git config user.email
# Harus muncul: email@kamu.com

Langkah 5: Coba command bantuan

git help
git help config

Tugas Mandiri

  1. Pastikan Git terinstal dan terkonfigurasi dengan benar
  2. Baca: https://git-scm.com/book/en/v2/Getting-Started-About-Version-Control
  3. Buka https://learngitbranching.js.org/ dan kenali antarmukanya (belum perlu mengerjakan level)